Warga IKPM Muba Sambut Tahun Baru Islam 1437 H Dengan Menggelar Pengajian Bersama
Editor : Administrator

Warga IKPM Muba Sambut Tahun Baru Islam 1437 H Dengan Menggelar Pengajian Bersama

Tanggal posting: 17 Oktober 2015  |  Kategori: Pengumuman


Yogyakarta, http://ikpm-mubayogya.org (14/10/2015) - Akhir tahun merupakan momentum untuk seluruh umat melihat diri sendiri. Apalagi untuk Umat Muslim yang merayakan Pergantian Tahun Hijriyah. Tahun Baru Hijriyah jatuh pada hari Rabu 14 Oktober 2015 yang bertepatan pada tanggal 1 Muharram 1437 Hijriyah.

Banyak hal terkait diri sendiri yang bisa diperhatikan dengan jujur. Segala hal di tahun ini baik berupa kebaikan maupun keburukan yang ada di diri kita, tidak lepas dari kekurangan. Untuk itu, ada baiknya penutup tahun diisi dengan doa sebagai bentuk kepasrahan tertinggi kepada Allah. Serta Doa kita yang kita ucapkan untuk menurut Akhir tahun ini dan membuka harapan dan lembaran baru untuk menjadi diri yang lebih baik lagi.

Seperti biasa menjelang pergantian Tahun baru Islam 2015 ini Puluhan Warga IKPM Muba Yogyakarta menggelar Pengajian bersama di Asrama Ranggonang(Putra) untuk menyambut Tahun baru Islam.

Drs. Abdul Quddus Zoher, M.Pd.I Selaku sesepuh dari IKPM Muba Yogyakarta yang memimpin acara Pengajian Bersama, Dalam sambutannya beliau menyebut tentang Tragedi Mina, yang menyebabkan ratusan jemaah haji, termasuk jemaah haji Indonesia, meninggal dunia.

"Peristiwa tersebut juga mengingatkan kepada umat muslim agar selalu berbuat baik dan menghindari apa yang dilarang dalam ajaran agama Islam," sambutannya.

Muhammad Nurhidayat atau yang sering di sapa Dayat Musi yang saat ini masih menjabat sebagai ketua umum IKPM Muba Yogyakarta periode 2014-2015 saat ditanya tentang do'a dan juga harapan di tahun baru islam 1437 H.

"Menutup Tahun dengan doa dan mengawali Tahun Baru Hijriyah dengan doa diharapkan akan meberikan barakah pada kita yang memaknai pergantian tahun ini dengan lebih mendekatkan diri dengan sang pencipta. Alangkah baiknya jika panjatan doa ini diiringi dengan Puasa, Khataman, sedekah atau Aktivitas Positif lainya,"Imbuhnya Saat ditemui sesuai pengajian bersama.

Acara dilanjutkan dengan makan bersama Khas Sumatera Selatan yang orang sering kenal adalah Pempek dan juga potong tumpeng.

Penulis: Sholahuddin Al-Ayubi

Gallery Foto:

0 Komentar pada berita ini

 

Tinggalkan Komentar

Email yang dimasukkan tidak akan dipublish. Inputan yang bertanda * harus diisi