Egor Kovalchuk Pengendara Sepeda Keliling Dunia Kunjungi Asrama Ranggonang Yogyakarta Pengumuman

Pengumuman

Yogyakarta, ikpm-mubayogya.org (09/02/2016) - Berkeliling dunia menjad itren masa kini aktivitas anak muda saat ini. Banyak cara yang dapat di lakukan untuk berkeliling dunia. Salah satunya seperti yang di lakukan oleh Egor Kovalchuk. Pria berkebangsaan Russia yang mengelilingi dunia dengan menggunakan sepeda.

Kesempatan langka untuk berbagi cerita ini di gunakan oleh Mahasiswa Musi Banyuasin yang ada di Yogyakarta saat Egor berkesempatan untuk mengunjungi Asrama Ranggonang yang ada di Yogyakarta.

Perjalanan Egor di mulai dari kota keci lyaitu Tomsk yang terletak di Wilayah Siberia, Russia hingga menuju Kota Moskow, dan perjalanan tersebut berlanjut hingga tiba di Kota New York,  Amerika Serikat tepat pada Bulan November tahun lalu. Perjalanan yang di lakukan di New York berlanjut dari kota ke kota di setiap negara bagian Amerika hingga tiba di California yang memakan waktu selama tiga bulan.

Banyak sekali pengalaman dan tantangan selama berada di Amerika Serikat mulai dari bahasa yang digunakan berbeda, kemudian perbedaan budaya menjadi salah satu tantangan yang harus dilalui Egor saat berada di sana. “Jelasnya saat bercerita bersama rekan-rekan mahasiswa Muba yang berada di Asrama Ranggonang” . Hal itu tidak menjadi hambatan yang besar selama kita mau berusaha.

Egor Kovalchuk bersama rekan-rekan Mahasiswa Muba saat tiba di Asrama Ranggonang YogyakartaKali ini Perjalanan Egor dengan bersepeda tiba di Indonesia.

Melakukan penerbangan dari California hingga tiba di Bali, Indonesia pada akhir bulan januari menjadi perjelanan pertama Egor saat berada di Indonesia hingga tiba di Yogyakarta saat ini. Bertemu dengan masyarakat yang sangat sopan dan ramah, dan budaya masyarakat Indonesia yang beragam menjadi hal yang menarik. Perjalanan dengan bersepeda yang di lakukan oleh Egor membawa misi perdamaian dan kampanye perubahan iklim. Dengan bersepeda juga dapat merasakan secara emosional tentang kondisi Iklim dan cuaca

selama mengendarai sepeda sehingga dapat menjad ilangkah simpati kita terhadap perubahan lingkungan yang terjadi saat ini. “Jawab Egorsaat berdiskusi dengan mahasiswa Muba yang ada di Asrama Ranggonang”.  Kesempatan lainnya juga digunakan mahasiswa Muba yang tinggal di Asrama Ranggonang untuk belajar lebih mengenai Bahasa Russia, dan belajar mengenai kebudayaan tempat unik yang di kunjungi oleh Egor.

Sumber: Liputan Warga (Gerry Utama)

 

MudikBareng2017 MudikBareng2016 Asrama Randik Asrama Ranggonang IKPM Musi Banyuasin Yogyakarta Muba Musi Banyuasin IKPM Muba

Profil Penulis

Herman Syaifullah

Herman Syaifullah
Mahasiswa Di Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta | CP: 082280654877

 

Artikel Terkait

    0 Komentar Pada Artikel Ini

 

Tinggalkan Komentar